MUARABULIAN - Pemerintah Kabupaten Batanghari mewacanakan pemanfaatan eks arena MTQ menjadi destinasi wisata kuliner. Pasalnya, kondisi bangunan itu saat ini sudah tidak terawat lagi.

Dalam hal pemanfaatan tersebut, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan ditunjuk sebagai instansi terkait untuk melakukan perencanaan tersebut. Anggaran yang bakal dikucurkan lebih kurang yakni Rp 100 juta.

Kepala Dinas Koperindag, Syafii, saat dikonfirmasi mengatakan, pemanfaatan lokasi eks Arena MTQ itu belum bisa dijalankan tahun ini.

"Insya Allah 2020. Hal ini disampaikan Sekda secara lisan sewaktu rapat anggaran kemarin," ujarnya, Minggu (10/3).

Dikatakannya lagi, Sekda Kabupaten Batanghari berkeinginan bahwa lokasi itu bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya setelah acara perhelatan tahun lalu.

"Jangan sampai bangunan itu hancur. Maka dimanfaatkan untuk wisata kuliner," ujarnya lagi.

Menurutnya, alasan pemanfaatan untuk lokasi wisara kuliner, lantaran masyarakat dari berbagai wilayah di Provinsi Jambi ramai melintasi jalan dekat eks arena MTQ tersebut.

"Ibarat jalan tol itu, ini adalah rest areanya. Jadi mereka bisa istirahat sembari menikmati jajanan di sana," kata Syafii.

Menurutnya lagi, nantinya bisa ditempatkan sekira 30 pedagang kaki lima untuk berjualan kuliner di lokasi tersebut sekaligus tenda dan kursi-kursi tempat berjualannya.

"Ini belum kami rencanakan. Sekarang masih wewenang dari perkim. Tapi kami akan menggaet juga dari asosiasi pedakang kaki lima untuk berjualan di sana," tandasnya.


Penulis: Chy
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments