MUARASABAK - SKK Migas - PetroChina International Jabung L.td menyerahkan bantuan korban kebakaran di Kampung Lama, Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Sabtu (12/6) siang. 

Bantuan tersebut diserahkan langsung SKK Migas - PetroChina International Jabung L.td melalui Community Development Officer, M. Yusuf kepada Camat Mendahara, Amri Juhardy di pelabuhan Mendahara. 

Adapun bantuan yang diberikan berupa sembako, seperti beras, mie instan, air mineral, minyak goreng dan susu, serta ada juga berupa pakaian baru. 

Community Development Officer, M. Yusuf saat diwawancarai di pelabuhan Mendahara mengatakan, SKK Migas - PetroChina International Jabung L.td sangat prihatin terhadap musibah kebakaran yang menimpa warga Desa Mendahara Tengah. 

Untuk itu, SKK Migas - PetroChina International Jabung L.td berinisiatif membantu para korban dengan memberikan sejumlah bantuan.

"Mudah-mudahan dengan adanya bantuan dari SKK Migas - PetroChina International Jabung L.td ini dapat bermanfaat dan bisa meringankan beban para korban korban kebakaran di Desa Mendahara Tengah," harapnya.

Sementara, Camat Mendahara, Amri Juhardy pada kesempatan itu mengucapkan ribuan terima kasih kepada SKK Migas - PetroChina International Jabung L.td yang telah peduli kepada masyarakat Desa Mendahara Tengah, terkhusus bagi para korban kebakaran. 

"Mudah-mudahan sembako dan pakaian baru ini berguna dan bermanfaat bagi para korban. Paling tidak bisa sedikit lebih meringankan beban masyarakat kami di Desa Mendahara Tengah," ucapnya.

Ditambahkan Amri Juhardy, selanjutnya bantuan ini akan dibawa dari pelabuhan Mendahara menuju Desa Mendahara Tengah menggunakan kendaraan air. Di Kelurahan Mendahara Ilir ini, pihaknya memang sengaja membuka posko transit penampungan bantuan yang difokuskan di pelabuhan Mendahara.

"Jadi bantuan yang masuk di posko transit Kelurahan Mendahara Ilir akan tetap kita salurkan ke posko induk di Desa Mendahara Tengah. Setelah didata dan dicatat, baru disalurkan kepada korban," tutupnya.


Penulis: ***
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments