JAMBI - Ombudsman Jambi tetap menerima pengaduan lewat daring di tengah pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Jambi dan akan tetap prima dalam memenuhi tugas dan fungsinya sebagai lembaga pengawasan pelayanan publik.

Hal ini dibuktikan dengan tetap terbukanya pintu bagi masyarakat untuk melakukan pelaporan dan konsultasi dugaan maladministrasi meskipun harus melalui media daring, kata Plt Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jambi, Indra SH, di Jambi Jumat (27/8).

Ombudsman RI Perwakilan Jambi menutup sementara layanan secara tatap muka pada 23 - 27 Agustus 2021 namun dialihkan sementara ke layanan melalui daring untuk mendukung program pemerintah Kota Jambi untuk menekan angka kasus Covid-19.

Pengaduan warga bisa disampaikan melalui chat WhatsApp dan dengan layanan daring ini Indra memastikan pelayanan pada Ombudsman RI Perwakilan Jambi akan tetap sama prima nya seperti layanan tatap muka.

"Masyarakat tidak perlu khawatir tidak dilayani, kami akan pastikan layanan tetap prima”, ungkapnya.

Ombudsman RI Perwakilan Jambi membuka pelayanan pelaporan dan konsultasi dugaan maladministrasi melalui berbagai saluran komunikasi daring, sebagai berikut nomor WhatsApp Pengaduan 0811 959 3737 dan e-mail untuk pengaduan beralamat [email protected]. Kemudian di masa PPKM ini, Indra meminta agar seluruh penyelenggara pelayanan publik tetap optimal juga dalam memberikan pelayanan.

"Jika tidak melayani tatap muka, maka pelayanan harus tetap optimal," katanya.

Pihak Ombudsman juga meminta kepada pemerintah Kota Jambi untuk memastikan penyebaran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran dan kami meminta agar bansos dapat diberikan tepat sasaran kepada masyarakat yang terdampak pada pemberlakuan PPKM ini.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments