BANGKO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merangin mulai membahas usulan pemberhentian Mashuri sebagai Wakil Bupati Merangin.
 
Sejalan dengan itu DPRD Merangin juga membahas usulan pengangkatan Mashuri sebagai Bupati Merangin.

Usulan pemberhentian dan pengangkatan Mashuri ini mulai dibahas DPRD Merangin usai pegucapan sumpah janji PAW Hazil Aima Putra di gedung paripurna DPRD Merangin, Rabu (14/7).
 
“Hari ini kita bahas di Banmus (Badan Musyawarah) DPRD Merangin tentang pemberhentian dan pengangkatan Mashuri untuk diparipurnakan,” kata Zaidan Ismail, Wakil Ketua DPRD Merangin.
 
Zaidan mengatakan usulan ini harus segera dibahas karena mengingat Pelaksana tugas Bupati ada keterbatasan dalam mengambil kebijakan.

“Sebenarnya jabatan Bupati tidak kosong, cuma kalau Pelaksana tugas ada keterbatasan dalam mengambil kebijakan,” sebutnya.
 
Apalagi sebentar lagi, lanjut Zaidan, sudah masuk pembahasan APBD Perubahan 2021 dan selanjutnya pembahasan APBD Merangin 2022.

“Kalau resmi jadi Bupati kebijakan-kebijakan bisa diambil Mashuri. Makanya segera kita bahas untuk diusulkan ke Mendagri melalui Gubernur Jambi,” kata Zaidan. (*/)


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments