JAMBI - Pelatihan Dasar (Pelatsar) Tembak Berburu Pengprov Perbakin Jambi angkatan VIII resmi dibuka, Jumat (10/9). Pelatsar dibuka oleh Kabid Berburu PB Perbakin, Huruwasto, ditandai dengan penyematan tanda peserta.

Ketua Umum PB Perbakin, Letjen TNI Joni Supriyanto dalam sambutannya yang disampaikan oleh Heruswanto mengatakan, Pelatsar Tembak Berburu ini merupakan salah satu program kerja PB Perbakin.

"Berburu merupakan olahraga yang berbeda dari yang lain, karena menyangkut dengan penggunaan senjata api," kata dia.

Ditambahkannya, dengan adanya pelatsar ini peserta bisa mengetahui teknik dasar dalam menggunakan senjata yang benar dan beretika dalam berburu. Karena senjata api sendiri memiliki resiko yang tinggi.

"Untuk menjadi pemburu yang benar, harus mengikuti pelatsar berburu. Nanti akan dibekali pengetahuan cara berburu yang benar dan beretika," ujsrnya.

Nantinya juga akan dibekali beberapa ilmu keterampilan dalam berburu, selanjutnya juga akan diuji sebelum dinyatakan lulus dalam pelatsar ini.

"Setelah lulus akan diberikan sertifikat pelatsar berburu. Kemudian juga mendapat KTA," jelasnya.

Dia juga mengingatkan, terkait dengan aturan yang berlaku, senjata angin hanya dapat digunakan untuk olahraga menembak saja, buka untuk semena-mena.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelatsar Tembak Berburu Perbakin Jambi, Leonardo Ginting mengatakan, ada 33 orang peserta yang mengikuti pelatsar di bawah naungan Pengprov Perbakin Jambi dan unsur TNI-Polri.

"Kita telah menaati prokes yang ditetapkan Satgas Covid-19. Kita berharap agar panitia dan peserta bisa menjaga keamanan dan prokes," kata Leonardo.

Wakil Ketua Umum II Perbakin Jambi, Pontas mengatakan, dalam pelatsar ini seluruh peserta diharapkan dapat mengetahui dan bisa mempraktekkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam menggunakan senjata api.

"Sekretariat Perbakin Jambi ini adalah rumah bersama, jadi saya berharap kita bisa terus berlatih bersama," ujarnya.


Penulis: fdy
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments