JAMBI - Pengusaha Joe Fandy Yoesman alias Asing kembali diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap "uang ketok palu" pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018.

Asiang yang merupakan Direktur Utama PT. Sumber Swarna Nusa tampak dagang ke lokasi pemeriksaan di gedung lama Mapolda Jambi bersama sang istri, Lily, yang juga diperiksa penyidik KPK. Lily merupakan Komisaris PT. Chalik Suleiman Bersaudara.

Ditanyai wartawan usai pemeriksaan, Asiang yang juga merupakan terpidana dalam kasus ini dan telah menghirup udara bebas, mengaku diperiksa terkait kasus suap "uang ketok palu" pengesahan RAPBD Provinsi Jambi.

Kepada wartawan Asiang mengaku keterangan yang ia berikan masih sama dengan keterangan saat pemeriksaan sebelum-sebelumnya.

"Keterangan masih sama seperti sebelumnya," kata Asiang.

Dalam kasus ini, Asiang awalnya divonis 2 tahun 6 bulan penjara serta denda Rp 250 juta subsidair 4 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jambi.

Terhadap vonis tersebut, awalnya Asiang menyatakan menerima. Namun belakangan ia mengajukan peninjauan kembali (PK), dan dikabulkan Mahkamah Agung. Hukuman Asiang dikurangi menjadi 1 tahun 6 bulan, serta denda 250 juta subaidair 4 bulan kurungan.

 


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments