SAROLANGUN - Ratusan santri dari dua pondok pesantren dalam wilayah Kabupaten Sarolangun dijemput anggota Polri untuk ikut kegiatan vaksinasi di Mapolsek Kota Sarolangun, Rabu (23/9).

Serbuan Vaksinasi Merdeka ini sendiri digelar serentak di seluruh jajaran Polri, mulai dari tingkat Polda, Polres maupun Polsek.

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono menargetkan, seluruh lapisan masyarakat sudah bisa melaksanakan vaksinasi.

"Khusus di Polsek Kota Sarolangun, hampir jam 12, sudah ada 200 an masyarakat yang tervaksin termasuk anak-anak usia 12 tahun ke atas," kata Sugeng, Kamis (23/9).

Sugeng menyebutkan, pihaknya secara aktif menjemput anak-anak dari dua pondok pesantren untuk ikut melaksanakan vaksinasi di Mapolsek Kota Sarolangun tersebut.

"Kalau kita harus ke pondok-pondok, adakalanya waktu akan habis diperjalanan. Makanya tadi kita jemput adik-adik ini dengan kendaraan Polri untuk datang ke lokasi vaksin dan diberi vaksin," katanya.

Dikatakannya, persentase vaksin tahap pertama di Kabupaten Sarolangun baru sekitar 35 persen. Sedangkan, capaian vaksin kedua diperkirakan baru kisaran 12 persen. "Vaksin kedua yang capaiannya masih cukup rendah," jelasnya.

Dikatakannya, di dua pondok pesantren itu lebih kurang terdapat 200an lebih santri. Penjemputan dilakukan, karena dari dua pondok pesantren Alhidayah dan Hasni belum melaksanakan vaksin.

"Kita punya stok lebih dari 300, kalau bisa lebih dari itu alhamdulilah. Makanya adik-adik santri ini kita jemput," ungkapnya.

Sementara itu, untuk masing-masing Polsek di jajaran Polres Sarolangun dalam pelaksanaan vaksinasi merdeka itu ditargetkan minimal 50 orang.

"Kita targetkan masing-masing Polsek setidaknya ada 50 orang, kalau kita hitung ada 8 Polsek maka 400 minimalnya," katanya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments