KUALATUNGKAL - Melalui kuasa hukumnya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungjabung Barat Budi Azwar yang menjadi terdakwa kasus pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit PT Produk Sawitindo Jambi, mengajukan pengalihan penahanan.

Budi Azwar saat ini berstatus tahanan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjabbar. Pemahanan terhadap politisi Golkar itu dititipkan di Mapolres Tanjabbar.

Permohonan pengalihan penahanan diajukan kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Kualatungkal yang diketuai Sangkot Lumbantobing, Senin (27/9). Budi sendiri tidak hadir langsung ke persidangan. Ia mengikuti persidangan secara daring dari sel tahanan Mapolres Tanjabbar

Harnuning, salah seorang kuasa hukum Budi Azwar mengatakan, alasan pihaknya mengajukan pengalihan penahanan karena terdakwa memiliki riwayat penyakit yang harus dilakukan rawat jalan.

"Terdakwa memiliki penyakit gula darah dan tensi yang harus dilakukan pengecekan secara rutin," kata Harnuning.

Terkait permohonan tersebut, majelis hakim PN Kualatungkal mengatakan akan mempertimbangkannya terlebih dahulu.

Sidang hari ini beragendakan pembacaan dakwaan jaksa. Dalam dakwaannya, jaksa menyebut Budi Azwar dkk melakukan pencurian lebih dari sekali, sehingga pihak perusahaan mengalami kerugian Rp 292 juta.

Atas dakwaan jaksa tersebut, Budi Azwar melalui kuasa hukumnya menyatakan keberatan, dan akan mengajukan eksepsi pada persidangan selanjutnya.

Dalam kasus ini, Budi Azwar ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitas sebagai ketua Koperasi Serba Usaha Pelangi Jaya (KSUPJ). Sejumlah pengurus koperasi juga ditetapkan sebagai tersangka, dan telah menjalani persidangan di PN Kualatungkal.


Penulis: Eko Siswono
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments