Menurut Sigit, dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa Kj berhubungan dan bekerja sama dengan Dr. “Mereka berdua kelompok pemodal illegal drilling,” sebut Sigit.

Hanya saja, tambah Sigit,  Kj merupakan pemain baru. Kujang dan Dr terlibat dalam perencanaan, pemodalan, hingga teknis pengeboran. “Semuanya dibicarakan di tempat Kj,” kata Sigit.

Walau memiliki modal, Kj tidak mempunyai kemampuan teknis untuk illegal drilling. Dia hanya mengandalkan pengamatan dari aktivitas illegal drilling di tempat lain.

Beberapa titik, tambah Sigit, sudah dibor oleh Kj dan menghasilkan sembilan drum minyak mentah. “Yang terbakar kemarin adalah titik keempat,” ungkapnya.

Polisi ternyata juga sudah meminta keterangan Hasanudin, korban luka bakar dalam insiden itu. 

“Informasi dari korban yang saat ini masih dirawat, saat ia sedang mengumpulkan sisa minyak, ia mendengar ledakan. Saat melihat ke belakang, sudah ada semburan api dari sumur,” beber Sigit.

Hasanudin kini masih dalam pengawasan Polda Jambi karena keterangannya masih akan terus digali. “Kita ingin tahu apakah korban ini hanya turut serta atau termasuk dalam bagian dari kelompok pemodal,” ujar Sigit.

Api Belum Padam

Sementara itu, kobaran api di lokasi kejadian masih belum bisa dipadamkan. Bahkan, api menjalar ke sejumlah sungai kecil yang menjadi alur minyak.

Penulis: nov
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj



comments