SAROLANGUN - Bencana longsor dan abrasi yang terjadi di Desa Batu Penyabung, Kecamatan Bathin Vlll, Kabupaten Sarolangun menjadi perhatian wakil rakyat di DPRD Sarolangun.

Informasi yang diperoleh Metrojambi.com, sebanyak 20 kepala keluarga dan satu bangunan masjid terdampak oleh pengikisan aliran sungai di kawasan tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun Tantowi Jauhari mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan turun langsung ke lokasi bersama pemerintah daerah.

"Ini perlu perhatian khusus dari pemerintah dalam rangka membantu mengurangi beban dari masyarakat yang terkena dampak," kata Tantowi, Selasa (5/10).

Bahkan Tantowi mengatakan pihaknya akan langsung membahas penanganan dan membantu dari anggaran kebencanaan yang dimiliki oleh pemerintah daerah.

"Kita lihat anggaran terkait bencana masih ada atau tidak, kalau tidak ada tahun depan akan kita anggarkan," katanya.

Dia mengaku, hal tersebut dilakukan guna untuk membantu masyarakat terutama masyarakat yang terdampak akibat dari bencana.

"Agar masyarakat yang terkena bencana bisa dibantu, baik dalam pembangunan fisik maupun insfratruktur," ungkapnya.

Sementara itu, mengenai kejadian longsor yang terjadi di Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun baru-baru ini, Tantowi mengatakan jalan tersebut memiliki dana dari pada Pemerintah Provinsi Jambi tentu penanganannya akan diambil oleh Provinsi.

"Alhamdulillah itu sudah bisa kita tangani, jalanya sudah lancar dan aktivitas kembali," jelasnya.

Ia berharap agar kedepan wilayah yang rentan terjadi bencana itu dapat menjadi perhatian khusus dari pemerintah.

"Yang rawan longsor jika perlu kita minta pembangunan turap, agar tidak terjadi lagi longsor di tempat yang sama," pungkasnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments