JAMBI - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggelar rapat koordinasi lintas sektoral terkait kejadian pembakaran truk batubara di wilayah Danau Teluk, Kota Jambi beberapa hari lalu.

Rapat dihadiri Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Pol Sigit Dany Setiyono, Wadirsus AKBP Moh. Santoso, Wadir Lantas AKBP M. Lutfi, perwakilan Dinas Perhubungan Kota Jambi, Balai Kemenhub, Kadis ESDM dan AKBP Saharudin dari Ditintelkam Polda Jambi.

Baca juga : Sopir Digebuk, Truk Dibakar

"Kita bersama instansi terkait meminta agar ke depan masyarakat tidak boleh main hakim sendiri, apalagi membakar mobil," kara Sigit.

Ditambahkan Sigit, rapat hari ini bertujuan untuk mencari solusi terkait angkutan batubara, dimana terkadang masih ada sopir yang masih membandel tidak mengikut aturan terkait jalur yang boleh dilewati.

Sementara itu, Wadir Lantas Polda Jambi AKBP M Lutfi mengatakan, pihaknya akan meminta masing-masing Kasat Lantas Polres jajaran untuk segera melakukan koordinasi bersama instansi terkait di daerah.

"Masing-masing dinas akan meningkatkan operasi penegakan hukum terhadap lalu lintas batubara," ujarnya.

Sementara itu, dari Kementrian Perhubungan akan menerbitkan UU ODOL (Over Dimensi dan Over Loading) yaitu mobil yang melebihi tonase dalam pengangkutan batu bara dengan menerbitkan peraturan melebihi tonase.

"Diharapkan para sopir mematuhi aturan jam jalan lewat batubara," ujarnya.

Ke depan tanggal 13 akan diundang pelaku usaha pertambangan, kontraktor, transportir dengan melakukan rapat koordinasi yang bertempat di Kantor Gubernur Jambi dengan mengundang pihak Kementerian ESDM, untuk solusi agar mengurangi kegiatan sehingga sopir yang kejar target tidak kebut-kebutan.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments