MUARABULIAN - Puluhan tahanan Polres Batanghari yang ditempatkan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Desa Sungai Buluh, Kecamatan Muarabulian, Kabupaten Batanghari kabur pada Minggu (14/11) malam.

Informasi yang diperoleh Metrojambi.com, tahanan yang kabur terdiri dari 16 tahanan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) dan 4 tahanan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batanghari, serta 3 tahanan jaksa. Satu orang diantaranya telah menyerahkan diri.

Kepala LPKA Muarabulian Marojohan Doloksaribu saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, pada 16 Maret 2021 pihak Polres Batanghari menyurati LPKA untuk menitipkan tahanannya. Ini disebabkan adanya pembangunan Mako Polres Batanghari.

Menanggapi surat tersebut, pihak LPKA Muarabulian lantas menyurati Kepala Kanwil Kemenkumham Jambi serta Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jambi.

"Jadi pak Kapolres bersurat, apakah gedung LPKA bisa disiapkan untuk tahanan. Dan disepakati, pak Kapolres dan Kadivpas langsung mengecek kondisi gedung untuk mengetahui kelayakannya," kata Marajohan, Senin (15/11).

Marojohan menyebutkan, pihaknya hanya menyiapkan gedung saja. Sementara soal penjagaan, kunci, dan makan disiapkan oleh Polres Batanghari.

"Dengan demikian tahanan jadi dititipkan disini dengan syarat dari pihak Polres yang jaga. Kemudian makanan, kesehatan, dan segalanya tanggung jawab Polres Batanghari," ujarnya.

Adapun kapasitas kamar yang disiapkan LPKA Muarabulian yakni, satu kamar diperuntukkan bagi tujuh orang tahanan.


Penulis: Pratiwi Resti Amalia
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments