KERINCI - Realisasi penerimaan pajak dari sektor pajak kendaraan bermotor atau PKB maupun biaya balik nama kendaraan bermotor atau BBNKB serta denda keterlambatan pembayaran pajak kendaraan di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh pada Januari-Oktober 2021, sudah mencapai 96 persen dari target yang ditetapkan.

Kepala UPTD Samsat Kerinci, Sawaluddin mengatakan, untuk realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor memasuki awal Oktober 2021 sudah mencapai Rp 24 miliar.

Menurutnya, total jumlah target penerimaan pajak kendaraan bermotor yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Jambi untuk UPTD Samsat Kerinci tahun 2021 mencapai Rp 29 miliar.

“Kita masih mengejar 4 persen untuk mencapai target hingga akhir bulan Desember 2021,” ungkapnya.

Sawaluddin optimis bisa mencapai target penerimaan pajak  kendaraan bermotor yang telah ditetapkan, dengan melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat serta menggelar Samsat keliling dengan menggunakan kendaraan operasional Samsat Kerinci.

Sawaluddin menambahkan tahun ini, target penerimaan PKB di UPTD Samsat Kerinci terjadi peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp 26 miliar. Sedangkan pada tahun 2021 target penerimaan pajak mencapai Rp 29 miliar.

“Untuk mencapai target, kita akan turun langsung ke lapangan dengan menggunakan mobil operasional Samsat keliling," ungkapnya.

Ia mengajak kepada masyarakat untuk membayar pajak kendaraan tepat pada waktu. "Mari kita bayar pajak tepat waktu," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments