MUARABUNGO - Bangunan Hotel Lavender yang berada di tengah Kota Muarabungo diduga melanggar aturan. Pihak hotel diketahui tidak menyediakan lahan parkir untuk pengunjung.

Kabid Pelayanan Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bungo, M Fathoni menyebutkan, selama melakukan aktivitas perhotelan, managemen hotel tersebut tidak pernah melapor.

"Selama ini pihak hotel belum pernah datang dan melapor ke kantor PTSP," ujar Fathoni, Selasa (23/11).

Menurutnya, meskipun usaha menengah rendah ke bawah, Hotel Lavender tersebut sudah bisa mengurus izin melalui sistem Online Single Submission (OSS), namun seharusnya pihak hotel juga melakukan pelaporan ke dinas terkait.

Pasalnya, sistem OSS tersebut merupakan sistem baru yang belum sempurna, sehingga izin usaha yang diajukan tak bisa terpantau secara keseluruhan.

"Saat ini, dinas terkait yang ada di daerah masih memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan," tuturnya.

Fathoni juga menyebut sistem yang telah dibuat sekarang masih tak bisa dilakukan sepenuhnya tanpa melibatkan pihak daerah.

Meski izin di OSS telah keluar, namun masih banyak praktek lapangan yang tak sesuai dengan aturan. "Kita sama-sama awasi, jika nanti diketahui tak memiliki izin boleh dilaporkan," tegas Fathoni.


Penulis: Khairul Fahmi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments