JAMBI - Puluhan milenial pelaku pariwisata di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, mendapat pelatihan phonegraphy untuk mendukung promosi wisata berbasis digital di daerah itu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin Fajarman di Bangko Merangin, Rabu mengatakan aktivitas merekam objek wisata dengan menggunakan kamera ponsel kemudian diunggah di media sosial tersebut merupakan potensi untuk mempromosikan objek wisata di daerah.

"Meskipun di tengah pandemi Covid-19 ini wisatawan belum boleh berkunjung ke objek wisata kita, bukan berarti kita jadi tinggal diam. Ini bahaya, karena orang semakin tidak mengenal objek wisata kita," katanya.

Pelatihan yang diikuti puluhan pelaku pariwisata dari berbagai kecamatan di Kabupaten Merangin tersebut, ditegaskan sekda, bertujuan untuk tetap bisa mempromosikan pariwisata di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu, menurut dia, dibutuhkan ilmu phonegraphy untuk mempromosikan ratusan objek wisata alam yang dimiliki Kabupaten Merangin melalui digitalisasi media sosial dan online.

Phonegraphy adalah seni melukis cahaya menggunakan kamera ponsel. Meski sama-sama seni dalam melukis cahaya dan media yang digunakan juga sama, yaitu kamera, hanya saja kamera yang digunakan adalah kamera ponsel.

Setidaknya, kata dia, melalui tayangan foto objek-ojek wisata di Merangin itu, banyak orang jadi tahu potensi wisata yang ada di Bumi Tali Undang Tambang Teliti Kabupaten Merangin.

"Jadi untuk menikmati potensi wisata itu tidak harus berkunjung ke objek wisata tersebut, tapi dengan melihat foto-fotonya saja sudah bisa puas, memahami dan mengetahui keberadaan objek wisata tersebut," katanya.

Sekda berharap para peserta pelatihan benar-benar serius mengikuti kegiatan tersebut, sehingga nanti bisa langsung menerapkan ilmu yang didapat untuk mempromosikan objek wisata yang berada di daerahnya masing-masing.

"Tolong dalami betul trik-trik phonegraphy pariwista ini. Jika perlu nanti kita bisa studi tiru ke daerah lain yang pengelolaan phonegraphy pariwisatanya sudah maju dan mapan," kata Fajarman.

Bila semua orang sudah tahu informasi potensi wisata Merangin yang bersumber dari tayangan di media sosial atau media daring, maka setelah Merangin kondisif dari pandemi Covid-19, wisatawan itu tinggal datang ke Merangin.


Penulis:
Editor:



comments