SAROLANGUN - Belasan rumah termasuk tempat ibadah di Desa Tendah, Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG), Kabupaten Sarolangun, Jambi ludes terbakar pada Selasa (23/11) malam.

Butuh waktu berjam-jam bagi petugas pemadam kebakaran dibantu kepolisian, TNI, dan masyarakat untuk memadamkan api. Pihak kepolisan pun baru bisa melakukan identifikasi pada Rabu (24/11) pagi.

"Baru tadi pagi bisa diidentifikasi. Ternyata ada 18 rumah dan satu tempat ibadah yang terdampak akibat kebakaran itu," kata Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono saat dikonfirmasi.


Ditambahkan Sugeng, pihak kepolisian masih melakukan upaya pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara, api berawal dari rumah ibadah akibat korsleting listrik mesin genset.

Sugeng mengungkap, tidak korban jiwa dalam kejadian memilukan itu. Namun kerugian ditaksir mencapai hingga ratusan juta.

"Penyebab masih dalam proses penyelidikan dari pihak kepolisian, sudah ada beberapa informasi yang diterima dari warga," ujarnya.

Ia juga mengimbau untuk lebih hati-hati menyikapi kebakaran. Ke depan diharapkan fasilitas menjangkau daerah terpencil untuk lebih ditingkatkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun, Juddin menambahkan, pihaknya mewakili pemerintah daerah akan memberikan bantuan kepada masyarakat di CNG yang kini mengalami musibah.

"Hari ini akan disalurkan berupa paket sembako untuk masyarakat kita terkena musibah kebakaran lebih kurang 21 KK dengan jumlah rumah 17," ungkapnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments