JAMBI - Putusan 8 bulan penjara terhadap Bos CV Rajawali Alam Semesta (RAS) Robianto, telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Sebab terdakwa tidak mengajukan upaya banding atas putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Jambi beberapa waktu lalu.

Bahkan atas putusan tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi telah melaksanakan eksekusi. Hal ini dibenarkan oleh Diah, salah satu tim jaksa penuntut umum (JPU) yang menangani perkara pemalsuan dokumen itu.

Hanya saja kata Diah, terpidana masih ditahan di sel tahanan Polairud Polda Jambi. "Kami sudah eksekusi dia, cuma belum kami pindahkan ke Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Jambi," kata Diah, Selasa (23/11).

Karena kata dia, untuk memindahkan tahahan titipan harus menunggu gantian giliran. "Jadi sekarang kita titip disano (tahanan Polairud Polda Jambi) dulu," kata Diah.

Untuk diketahui, Robianto dituntut dengan pidana 1 tahun penjara dalam perkara pemalsuan dokumen atas laporan pengusaha Real Estate Jambi, Jonny NGK, Senin (01/11). Oleh majelis hakim, terdakwa divonis 8 bulan. Putusan tersebut lebih ringan 4 bulan dari tuntutan jaksa.


Penulis: Ria
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments