JAMBI - Gubernur Jambi Al Haris menerima penghargaan "People of the Year 2021" kategori Gubernur terbaik untuk perawatan kesehatan dan aksi melawan pandemi Covid-19.

Berdasarkan keterangan tertulis yang di terima di Jambi pada Kamis (25/10), Gubernur Jambi bersama sembilan gubernur lainnya di Indonesia menerima penghargaan tersebut di Jakarta.

Terdapat empat kategori penghargaan yang diberikan, yakni Best Governor for Inclusive Economic Growth. Kemudian Best Governor for Empowerment dan Education. Selanjutnya Best Governor for Healthcare and Action Against Pandemi dan Best Governor for E-Gov & Digital Innovation.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh Indonesia dari berbagai latar belakang yang telah memberikan inspirasi dan manfaat nyata untuk bangsa dan masyarakat luas.

Dalam keterangan tertulisnya Al Haris mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Jambi yang telah membantu dalam menangani Covid-19 di Jambi, khususnya tenaga medis yang merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

"Ini merupakan hak tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan dalam menghadapi Covid-19. Mereka banyak berjuang dan ini pantas untuk mereka," kata Al Haris.

Menurut Al Haris kunci dari kesuksesan tersebut yakni persatuan dan kesatuan bersama dalam melawan wabah Covid-19. Penanganan pandemi Covid-19 dapat dilakukan dengan baik berkat sinergitas seluruh elemen pemerintah dan lapisan masyarakat. Tanpa dukungan semua pihak sulit untuk melawan pandemi Covid-19.

Al Haris berharap penanganan Covid-19 terus dilakukan agar tidak terjadi lonjakan kasus, mengingat masih terdapat beberapa warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Penerapan protokol kesehatan secara disiplin harus terus dilaksanakan agar pandemi Covid-19 dapat berakhir.

Penerapan protokol kesehatan harus terus dilakukan, terutama pada keberangkatan masuk dan keluar wilayah Provinsi Jambi. Gubernur Jambi menganjurkan syarat keberangkatan menggunakan kendaraan umum menggunakan tes swab PCR. Baik terhadap masyarakat yang masuk ke wilayah Jambi maupun yang keluar wilayah Jambi.

"Saya belum memperbolehkan berangkat dengan antigen harus pakai swab, khawatirnya bisa saja orang yang membawa virus ke Jambi," kata Al Haris.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments