JAMBI - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Jambi, Jahari Sitepu mengatakan tidak ada narapidana (napi) yang ikut di dalam mobil operasional Lapas Perempuan Jambi yang terlibat kecelakaan dan terguling di Jalan Lintas timur Sumatera, tepatnya di wilayah Sekernan, Kabupaten Muadojambi, Selasa (30/11).

"Saya tegaskan tidak ada narapidana yang ikut. Semuanya 13 orang adalah pegawai Lapas Perempuan Klas IIB Jambi yang ingin belanja ATK ke Kota Jambi," kata Jahari ketika ditemui di IGD RSUD Raden Mattaher, Kota Jambi.

Mobil operasional Lapas Perempuan Klas IIB Jambi yang ditumpangi 13 pegawai terguling setelah terlibat tabrakan dengan bus Trans Siginjai.

"Sebanyak 13 penumpang di dalam mobil Lapas tersebut selamat dan mengalami luka-luka, termasuk Kepala Lapas Triana Agustin yang juga turut serta dalam rombongan itu," kata Jahari.

Setelah mendapatkan kabar kecelakaan lalu lintas mobil dinas Transpas yang ditumpangi pegawai dan kepala Lapas Perempuan Klas IIB, Jahari langsung menuju ke IGD RSUD Raden Mattaher Jambi untuk melihat langsung.

"Bersyukur semuanya dalam keadaan selamat, tidak ada korban serius akibat kecelakaan tersebut," kata Jahari.

Kecelakaan lalu lintas tersebut berawal dari mobil bus Trans Siginjai yang dikendarai oleh Muhammad Rahim, dari arah Jambi ke Sengeti mendahului kendaraan di depannya. Pada saat masih berada di lajur kanan, datang mobil milik Lapas Perempauan Klas IIB Jambi dari arah berlawanan.

Kecelakaan pun tidak bisa dihindari. Pengakuan dari pegawai yang ikut di dalam mobil lapas bus Trans Siginjai mencoba melewati kendaraan lain hingga tidak bisa kontrol dan menabrak kendaraan Transpas hingga mobil dinas itu terguling dan terbalik.

Dari ke-13 orang penumpang, semuanya dalam kondisi baik. Namun Kepala Lapas Perempuan Triana Agustin sempat menjalani rontgen.

Sementara itu, Kapolres Muarojambi AKBP Yuyan Priatmaja mengatakan kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas yaitu mobil Isuzu microbus Trans Siginjai dengan mobil microbus Lapas Perempuan Klas IIB Jambi, dimana mobil Isuzu Micro BusTrans Siginjai dikendarai oleh Muhammad Rahim, dengan membawa penumpang Bus Trans Siginjai sebanyak 37 orang, sedangkan mobil operasional Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi dikemudikan Yuli Wirdina, dengan membawa sebanyak 12 penumpang.

"Akibat kecelakaan itu, kerugian material ditafsirkan Rp 20juta, korban jiwa tidak ada, hanya luka-luka. Sebagian korban kecelakaan telah dibawa ke RSUD Raden Mattaher Jambi, yang lainnya bisa pulang," kata Yuyan.


Penulis: ant/nov
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments