KERINCI - Penerimaan pajak dari sektor Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kabupaten kerinci pada tahun 2021 telah melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kerinci, pada tahun 2021 menargetkan penerimaan pajak dari sektor IMB sebesar Rp 60 juta. Sementara realisasi penerimaan pajak hingga akhir bulan Oktober lalu, tercatat sebesar seratus juta rupiah lebih.

"Alhamdulillah tahun ini realisasi peneriman pajak dari sektor IMB di Kerinci sudah mencapai dari target, dari Rp.60 juta target penerimaan pajak, realisasinya sudah mencapai Rp.100 juta lebih," kata Sekretaris DPMPTSP Kerinci, Apriadi, Selasa (7/12).

Apriadi menjelaskan, tahun 2022 mendatang untuk target penerimaan pajak dari sektor IMB di Kabupaten Kerinci meningkat dari tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 100 juta.

Kenaikan target penerimaan pajak IMB ini mengacu kepada  realisasi penerimaan pajak sebelumnya. "Untuk target pada tahun depan jelas meningkat dari sebelumnya yakni sebesar Rp.100 juta," katanya.

Apriadi mengajak masyarakat Kerinci untuk mengurus IMB saat ingin mendirikan bangunan.

"IMB berguna untuk memberikan perlindungan hukum atas tanah dan bangunan yang dimiliki, memiliki nilai tambah investasi dimata perbankan serta meminimalisir perselisihan atas batas-batas tanah," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments