JAMBI - Peserta Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) ke-14 tahun 2021 di Provinsi Jambi menggelar sunatan massal 100 anak di desa yang berdekatan dengan lokasi "subcamp" Kabupaten Batanghari.

"Salah satu kegiatan bakti sosial yang dilakukan pada PWN ke-14 di Provinsi Jambi yakni sunatan massal yang dipusatkan di Subcam PWN 2021, yakni di Desa Aro, Kabupaten Batanghari," kata Ketua Dewan Kerja Nasional Gerakan Pramuka Fatkhul Manan di Jambi, Kamis (9/12).

Peserta sunatan masal tersebut merupakan anak-anak yang berada di lima desa lokasi subcamp pelaksanaan PWN 2021 di Kabupaten Batanghari, yakni di Desa Bajubang Laut, Sungai Baung, Aro, Muaro Singoan, dan Desa Olak.

Pelaksanaan kegiatan sunatan massal tersebut bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Batanghari.

Dinas kesehatan di daerah itu menyediakan tenaga kesehatan dan obat-obatan sebagian dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dan Kabupaten Batanghari.

"Kegiatan sunatan massal ini bagian dari kegiatan PWN, kita dari Dinas Kesehatan dengan senang hari berkontribusi menyediakan tenaga kesehatannya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, Elvie Yennie.

Ketua Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Batanghari, Amir Hamzah mengatakan kegiatan sunatan massal tersebut sangat baik terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak.

Harapannya meski kegiatan PWN telah usai dilaksanakan kegiatan sosial serupa dapat terus dilakukan, baik oleh Kwarda Gerakan Pramuka Jambi atau Kwarcab Batanghari.

"Anak-anak cukup antusias mengikuti kegiatan sunatan massal," kata Amir Hamzah.

Peserta sunatan massal juga mendapatkan bingkisan dari Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Jambi berupa kain, peci dan perlengkapan sekolah.

Selain melakukan sunatan massal, juga dilakukan gotong royong bersama membersihkan lokasi-lokasi fasilitas umum, seperti mesjid, mushola, pemakaman umum dan drainase yang terdapat di desa lokasi pelaksanaan PWN tersebut sebagai bentuk kegiatan bakti sosial.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments