SAROLANGUN - Berdasarkan catatan pihak kepolisian, angka kriminalitas di Kabupaten Sarolangun pada tahun 2021 ini meningkat jika dibandingkan tahun 2020 lalu.

Kapolres Sarolangun, AKBP Sugeng Wahyudiono mengatakan, sepanjang tahun 2021 ini Polres Sarolangun dan Polsek jajaran menangani 249 kasus tindak pidana. Sementara pada 2020 lalu hanya 128 kasus.
 
"Penyelesaian meningkat 90 persen dari tahun lalu," kata Sugeng, Rabu (15/12).

Menurut Sugeng, persentase penyelesaian kasus tindak pidana tahun 2020 terdapat 64,84 persen dan ditahun 2021 itu 63,45 persen.

Tunggakan penyelesaian ditahun 2020 terdapat 45 kasus, sedangkan 2021 itu 73 kasus. "Mungkin ada sedikit kaitannya dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Polri berkaitan dengan penanganan pandemi Covid-19 termasuk pelaksanaan vaksin," katanya.

Jenis kejahatan masih didominasi dengan kasus pencurian dengan pemberatan. Sedangkan untuk kasus menonjol diantaranya penembakan oleh oknum SAD, pemerkosaan anak dibawah umur dan lain sebagainya.

Sementara itu, untuk kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang ditangani Satresnarkoba Polres Sarolangun tahun 2021 itu 54 kasus dan tahun 2020 terdapat 48 kasus.

"Meningkat 11 persen, untuk tingkat penyelesaiannya ditahun 2021 masih ada sekitar 7 kasus masih dalam proses, hingga presentase penyelesaiannya juga menurun dibanding tahun sebelumnya," jelasnya.

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan itu jenis sabu seberat 221,34 gram dan 23 butir pil ekstasi. Sedangkan untuk jumlah tersangka laki-laki 62 orang dan perempuan 5 orang.

Terpisah, kecelakaan lalu lintas yang ditangani Satlantas Polres Sarolangun tahun 2021 terdapat 74 kasus meningkat 12 dari 62 kasus ditahun 2020.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments