SAROLANGUN - Lima anak di bawah umur di Kabupaten Sarolangun diduga menjadi korban pencabulan oleh marbot salah satu masjid di Kecamatan Sarolangun.

Kasat Reskrim Polres Sarolangun AKP Rendy mengatakan, kasus pencabulan yang terjadi dua tahun silam baru terungkap setelah salah seorang korban melapor. Setelah dilakukan pengembangan, terungkap jika korban berjumlah lima orang.

"Untuk korban ada lima orang inisial SR, NN, MH, P dan A. Usianya ini bervariasi ada yang 13 sampai 15 tahun," kata Rendy, Kamis (16/12).

Dikatakan Rendy, tersangka yang berinisial A (59), melakukan pencabulan terhadap korban di sejumlah tempat, mulai dari semak-semak hingga tempat wuduk masjid.

Ditambahkan Randy, Rabu (10/11) lalu, orang tua salah satu korban membuat laporan ke polisi. Berbekal laporan tersebut, lanjut Randy, pihaknya lantas mengamankan tersangka.

"Setelah dua tahun baru dilaporkan. Pasal yang diterapkan pasal 82 ayat 1 undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman pidananya 15 tahun," ungkapnya.

Sementara itu, A mengaku melakukan aksi pencabulan tersebut sejak tahun 2017. "Tidak diperkosa pak, cuma dipegang-pegang sama dielus-elus," kata A.

A mengaku menyesal dan minta maaf atas perbuatannya. "Saya minta maaf atas perbuatan saya," ujarnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments