SAROLANGUN - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Sarolangun akan memantau aktivitas masyarakat saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Bupati Sarolangun, Cek Endra mengatakan, pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak membuat kegiatan yang dapat mengumpulkan massa pada saat Nataru, guna menghindari penyebaran Covid-19.

"Tidak dibenarkan menyelenggarakan pesta Tahun Baru. Kalaupun ada, itu harus dengan protokol kesehatan. Sebaiknya berdoa di tempat ibadah masing-masing," kata Cek Endra, Rabu (15/12).

Dijelaskannya, pembatasan ini dilakukan agar ke depan masyarakat terhindar dari bahaya Covid-19 serta bisa mencegah varian baru muncul.

Tim Satgas Covid-19 juga diminta untuk tetap memonitor perkembangan dan mengajak masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan. "Sekarang ini masyarakat sudah abai, karena melihat Corona tidak ada hingga tidak menggunakan masker lagi dan tidak lagi menjaga jarak. Hal-hal seperti ini yang harus terus kita ingatkan," kata Cek Endra.

"Saat ini kita tidak tahu sudah ada atau belum varian baru ini masuk ke Indonesia. Tapi lebih baik kita menjaga agar tidak tertular," ujarnya menambahkan.

Cek Endra juga mengajak masyarakat agar bersyukur bisa dijauhkan dari segala macam musibah, termasuk berdoa agar pandemi Covid-19 cepat berakhir.

Bupati Sarolangun dua periode itu juga mengatakan jika pegawai di lingkungan Pemkab Sarolangun dilarang cuti dan bepergian ke luar daerah saat libur Nataru.

"Saya sudah perintahkan ASN (aparatur sipil negara) di Sarolangun tidak diperbolehkan cuti dan bepergian keluar kota, ini juga perintah dari pusat," tandasnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments