JAMBI - Sejumlah pengusaha hari ini, Selasa (10/1/2022), diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017 dengan tersangka Apif Firmansyah.

Beberapa pengusaha yang ditanyai wartawan usai menjalani pemeriksaan mengaku tidak kenal dengan Apif Firmasnyah. Salah satunya adalah Direktur Utama PT Nai Adhipati Anom, Suarto.

Kepada wartawan Suarto mengaku ditanya mengenai hubungan dirinya dengan tersangka Apif Firmansyah. Suarto sendiri mengaku tidak kenal dengan orang dekat mantan Gubernur Jambi Zumi Zola itu.

"Tadi ditanya seputar hubungan dengan Apif. Saya sendiri tidak kenal dengan beliau dan belum pernah bertemu," kata Suarto.

Selain itu, Suarto juga mengaku tidak terlibat dalam kasus ini karena pada saat kejadian dirinya sedang ada kesibukan lain. "Kalau saya tidak terlibat sama sekali, karena juga waktu kejadian saya ada pekerjaan lain jadi sama sekali tidak tahu" katanya.

Untuk diketahui, Suarto diperiksa Oleh penyidik KPK selama kurang lebih dua Jam, bertempat di lantai dua Mapolda Jambi. Suarto sendiri tidak masuk dalam jadwal pemeriksaan saksi pada hari ini.

Suarto seharusnya diperiksa oleh penyidik KPK pada Jumat (7/1/2022) lalu. Karena saat itu ia tidak bisa hadir, pemeriksaan diganti hari ini.

Pengusaha lainnya, Subakti, saat ditanyai wartawan juga mengaku tidak kenal dengan Apif Firmansyah. "Tidak kenal sama Apif," kata Surbakti usai pemeriksaan.

Terkait materi pemeriksaan, Direktur CV Aron Putra Pratama Mandiri itu mengaku hanya mengulang pertanyaan saat pemeriksaan terdahulu. "Masih yang lama," ujarnya.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments