JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo yakin jika target vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Muarojambi segera tercapat jika semua pihak berperan aktif dalam mengajak masyarakat untuk divaksin, terutama para kepala desa.

Rachmad menyebutkan, selama 10 hari pertama tahun 2022, capaian vaksinasi Kabupaten Muarojambi hanya 0,67 persen atau setara dengan 2.000 orang, atau 200 orang per hari, sehingga ada desa yang tidak melaksanakan vaksinasi.

"Ini perlu ditingkatkan agar tercapai 100 persen target pelajar pada bulan Maret 2022, dan 100 persen target masyarakat umum pada April 2022 sesuai arahan pemerintah pusat," kata Rachmad saat membuka rapat koordinasi percepatan vaksinasi bersama bupati dan Forkompimda Muarojambi, Selasa (11/1/2022).

"Muarojambi target vaksinasinya 302.016 jiwa. Di Muarojambi ada 150 desa, kalau setiap desa mengerahkan 20 orang warganya setiap hari ke sentra-sentra vaksinasi yang disiapkan Gugus Tugas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Muarojambi, maka setidaknya akan tercapai kenaikan 1 persen setiap harinya," kata Rachmad menambahkan.

Pada kesempatan tersebut Rachmad juga menyebutkan jika Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Kerinci yang sebelumnya capaian vaksinasinya juga rendah, saat ini telah melampaui rata-rata capaian harian sepanjang bulan Desember 2021.

Dikatakannya lagi, setelah mendapatkan perhatian dari Polda Jambi, Kabupaten Kerinci saat ini menjadi daerah dengan capaian tertinggi vaksinasi harian.

"Kepala desa di Kabupaten Kerinci juga mengerahkan warganya untuk mendatangi sentra-sentra vaksinasi. Sehingga capaiannya cukup bagus, yaitu 7,46 persen selama 10 hari pertama bulan Januari 2022," ujar Rachmad.

Mantan Direktur Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri itu meminta agar Pemkab Muarojambi menggalakkan lagi kegiatan vaksinasi.

"Dalam pelayanan vaksinasi yang melebihi 100 orang, petugas dan panitia vaksinasi agar dapat mengatur alur jalannya vaksinasi, seperti membuat pintu masuk dan pintu keluar, jangan sampai ada yang tabrakan. Selain itu juga menyediakan tempat duduk untuk warga yang menunggu dipanggil oleh tenaga kesehatan yang melakukan vaksinasi," kata dia.

Ditambahkannya, pelayanan harus diutamakan, tidak usah mewah akan tetapi orang yang menunggu tidak kepanasan, tidak kehujanan dan nyaman menunggu. "Itu yang harus diperhatikan," ujarnya.

Sementara itu Bupati Muarojambi Masnah Busro mengaku Kabupaten Muarojambi bersama Kabupaten Batanghari dan Kerinci masuk dalam kategori zona putih, yang artinya belum mencapai target vaksinasi.

"Sesuai arahan pak Kapolda maka kita harus bergerak lagi mengejar target tersebut. Kepada Kepala OPD dan Camat serta para Kades saya minta untuk bergerak lagi mengadakan vaksin," kata Masnah.

Selain Bupati Muarojambi, rapat koordinasi juga diikuti Kapolres Muarojambi, Kajari Muarojambi, Dandim 0415/Jambi, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Muarojambi.


Penulis: Ikbal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments