KUALATUNGKAL - Dinas UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tanjab Barat menurunkan tim untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah minimarket di Kualatungkal, guna mengecek harga minyak goreng.

Kabid Perdagangan dan Pasar Dinas UMKM dan Perindag Tanjab Barat Ermayanti mengatakan, pembelian minyak goreng di minimarket juga dibatasi. Setiap warga hanya boleh membeli satu kemasan, baik kemasan satu liter maupun dia liter.

"Harga per kilonya Rp14 ribu. Pembatasan itu dilakukan agar tidak terjadi pemborongan minyak," katanya.

Ditambahkan Ermayanti, setiap harinya minimarket hanya menjual maksimal 20 dus. Hal itu sesuai stok minyak dari agen masing masing minyak.

"Satu dus itu kalau yang isi satu liter berisi 12 bungkus. Kalau yang isi dua liter hanya enam bungkus," ujarnya.

Diharapkan dengan adanya skema harga dari Kemendag yang dalam pelaksanaannya diawasi oleh Dinas Perindang tersebut bisa memberi dampak pada harga minyak goreng di pasaran turun.

"Kita harapkan bisa turun dari harga saat ini di pasaran yang mencapai Rp 20 ribu per liter," katanya.


Penulis: Eko Siswono
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments