MUARASABAK - Pemerintah sudah memulai pemberian vaksinasi dosis ketiga. Pemberian vaksin ini diberikan untuk penerima yang berusia 18 ke atas yang sudah menerima vaksin primer minimal lebih dari enam bulan serta memprioritaskan kelompok lansia dan rentan.

Untuk di Kabupaten Tanjab Timur, pemberian vaksinasi booster direncanakan akan dilakukan hari ini, Kamis (3/2/2022), bertempat di halaman Kantor Bupati Tanjab Timur.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjab Timur Sapril menjelaskan, pemberian vaksinasi booster di Kabupaten Tanjab Timur terkait dengan surat edaran Menteri Kesehatan tentang vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan atau booster.

"Yang mana kita prioritaskan pelaksanaan vaksinasi lanjutan ini untuk semua pelayan publik, baik itu pesertanya dariTNI, Polri dan Pemda yang telah menerima vaksin tahap dua atau vaksin primernya minimal enam bulan, sesuai dari ketentuan surat edaran tersebut," kata Sapril.

Ditambahkan Sapril, untuk di Kabupaten Tanjab Timur capaian vaksin berdasarkan data secara online atau Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Rabu (2/2/2022), untuk dosisi pertama sudah 83,50 persen, dosis kedua 62,57 persen dan dosis pertama lansia 66,65 persen.

"Untuk tenaga medis kita di Kabupaten Tanjab Timur sendiri sudah menerima vaksin lanjutan atau booster ini dengan capaian 90,12 persen," katanya.

Untuk menyiasati percepatan vaksinasi di Kabupaten Tanjab Timur secara umum, Sapril mengatakan, pihak terkait telah berupaya dengan maksimal untuk memperluas cakupan vaksinasi ini.

"Salah satu srateginya yaitu, kita berkolaborasi dengan dan bersinergi dengan TNI, Polri, Pemda serta Pemerintah Desa dan Kelurahan untuk mempercepat capaian target nasional," kata Sapril.

Dari total target sasaran vaksinasi di Kabupaten Tanjab Timur yakni sebanyak 177.798 orang, untuk dosis pertama sudah 83,50 persen, dosis kedua 62,57 persen, dan dosis pertama lansia 66,65 persen.

"Untuk vaksinasi anak, dari sasaran 22.857 orang, dosis pertama sudah diterima oleh 13.271 orang atau 58,06 persen dan untuk dosis kedua 7 orang atau 0,03 persen," pungkas Sapril.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments