JAMBI - Satreskrim Polresta Jambi melakukan rekontruksi kasus pembacokan di warung sate simpang Mayang Kota Jambi. Dalam reka ulang itu, dua tersangka RDA (14) dan IDU (15) meperaga 20 adegan.

Puncaknya di adegan 16, pelaku RDA melakukan aksi pembacokan dengan mengayunkan senjata tajam ke arah korbannya, M Nugie Hendriawan. Sementara itu IDU berperan membawa motor berboncengan dengan tiga orang lainnya.

Kejadian bermula saat korban berniat tidur di rumah temannya yang berada di warung sate yang menjadi lokasi kejadian.

Tidak lama setelah korban tiba di lokasi kejadian, tiba-tiba datang sekitar lima orang dengan mengendarai sepeda motor, langsung menyerang korban dengan senjata tajam.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok pada kepala sebelah kiri, patah jari manis tangan kiri, serta luka gores pada punggung sebelah kanan dan kiri.

Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Afrito Marbaro mengatakan, rekontruksi ini dilakukan untuk memperjelas peran dari pada masing masing pelaku. Kata dia, rekonstruksi dimulai dari di taman PKK, tempat para pelaku berkumpul hingga sampai kejar-kejaran dan terakhir berhentilah di TKP warung Sate, di Daerah Mayang Kota Jambi.

"Alhamdulillah sekarang sudah rekonstruksi sudah jelas peran-peran dari tersangka yang sudah kita tahan sebelumnya dan yang sudah kita terbitkan DPO nya," kata Kasatreskrim, Rabu (2/2/2022).

Kasat Reskrim menjelaskan, sebekum melakukan pembacokan tersangka dan korban sempat kejar kejaran. Dan sampai di warung sate di simpang Mayang, korban berinisiatif bersembunyi di warung, naas pada saat korban bersembunyi di warung sate para pelaku mengetahui.

"Pelaku ini adalah anak yang mana sering bergabung dengan kelompok-kelompok motor," jelasnya

Selain dua orang pelaku tersebut, Satreskrim Polresta Jambi juga telah mengeluarkan DPO pelaku lainnya yang ikut andil dalam aksi oembacokan tersebut. "Indikasi ada 3 lagi pelakunya, satu sudah diterbitkan DPO," tegasnya.


Penulis: Novri Satrio
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments