JAKARTA - Organisasi sayap PDI Perjuangan, Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) geram dengan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief. Repdem merasa geram lantaran usai melihat cuitan Andi Arief yang menyinggung soal Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Lewat akun Twitter pribadinya, Andi Arief mempertanyakan apakah benar Hasto berada dibalik tambang andesit yang akan dibangung di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah.

"Setelah PD difitnah atas kasus Wadas, kini tak terbukti. Bolehkah kami bertanya apa benar Hasto Sekjen PDIP berada di balik penambang andesit?" tulis Andi Arief, Senin (14/2/2022).

Ketua Umum Repdem, Wanto Sugito, mempertanyakan balik maksud cuitan Andi Arief tersebut. Ia mempertanyakan apakah Andi Arief dalam keadaan sadar atau tidak dalam mengeluarkan cuitannya tersebut.

"Meskipun Andi pakai tanda tanya, itu menghindari jebakan hukum. Lalu Repdem juga tanya, apakah Saudara Andi itu dalam keadaan sadar atau pengaruh sesuatu hingga fly karena pengaruh sabu sebagaimana dituduhkan pada saat penggerebekan saudara Andi Arief pada tahun 2019 yang lalu?" kata Wanto kepada wartawan, Senin.  Wanto yang juga Ketua DPC PDIP Tangsel ini mengaku heran sebagai orang yang selalu berbicara negatif, SBY dan AHY masih saja menempatkan Andi Arief pada jabatan strategis Partai Demokrat.

"Sudah berkali-kali Andi Arief membuat blunder bagi Partai Demokrat, namun masih saja SBY dan AHY diam sepertinya takut pada saudara Andi Arief. Lalu apa keistimewaan dia. Boleh dong saya juga bertanya seperti dia, apa kartu truf Andi Arief sehingga dengan cuitannga yang berisik dan asal tuduh dibiarkan saja sama SBY dan AHY?," tuturnya.

"Apakah hal tersebut juga terkait dugaan bahwa ada elite Demokrat lainnya di seputaran kekuasaan juga memiliki hobi sebagaimana halnya Andi Arief?" sambungnya.

Wanto menegaskan, bahwa Repdem hadir sebagai pasukan militan PDIP. Repdem pun akan segera melakukan kajian hukum atas berbagai pernyataan Andi Arief yang selalu tanpa dasar. 

Menurutnya, ia juga melihat kekuatan nalar masyarakat Indonesia yang masih mengingat jebolnya toilet di salah satu kamar sebuah hotel ketika melakukan penggerebekan terhadap Andi Arief, beberapa waktu yang lalu.


Penulis:
Editor:
Sumber: suara.com

TAGS:


comments