KERINCI - Seorang pria bernama Muhammad Feri (31) harus dilarikan ke rumah sakit setelah ditembah oleh anggota Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci.

Feri yang berdomisili di Desa Kotobaru, Kecamatan Tanahkampung, Kota Sungaipenuh itu terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena dianggap membahayakan petugas kepolisian saat akan dilakukan penangkapan.

Kasat Reskrim Polres Kerinci Iptu Edi Mardi mengatakan, Muhammad Feri merupakan pelaku curanmor di Desa Pancurantiga, Tanjungpauh, Kabupaten Kerinci. Aksi Feri saat itu juga sempat terekam CCTV.

Edi Mardi menyebutkan, penangkapan terhadap Feri didasarkan pada laporan Polisi Nomor : Lp/B/18/II/2022 /SPKT/POLRES KERINCI /POLDA JAMBI, dengan korban Rahmad (30), warga Desa Pancurantiga, Tanjungpauh.

“Kejadian pencurian pada pekan lalu, saat itu korban pulang dari menjemput anak pukul 15.30 Wib sore, melihat pintu garasi rumah dalam keadaan terbuka. Kemudian korban melihat sepeda motor merk Honda CBR 150 miliknya dan dompet beserta isinya hilang, kunci motor Honda ADV beserta STNK juga hilang. Selanjutnya korban melapor ke Polres Kerinci,” kata Edi Mardi, Rabu (16/2/2022).

Penangkapan dilakukan pada Selasa (15/2/2022) dini hari. Saat itu, Feri tengah berada di kediamannya di Desa Kotobaru, Kecamatan Tanahkampung, Kota Sungaipenuh.

“Pada Senin (14/2/2022) malam kita mendapat informasi keberadaan tersangka di rumahnya, dan anggota langsung bergerak cepat melakukan penangkapan,” kata Edi Mardi.

Lebih lanjut Edi Mardi mengatakan, pada saat akan dilakukan penangkapan tersangka melakukan upaya melarikan diri melalui pintu dapur. Petugas berusaha mengejar pelaku untuk ditangkap.

“Saat ditangkap, tersangka melakukan perlawanan sehingga membahayakan petugas. Akhirnya petugas mengambil tindakan tegas dan terukur, melepas tembakan ke arah bawah dan mengenai betis kanan tersangka,” bebernya.

Selain menangkap tersangka, petugas kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari pakaian yang dikenakan saat melakukan pencurian, handphone, dan sejumlah kartu identitas, seperti KTP, SIM, ATM, dan sejumlah kartu lainnya.

“Juga ditemukan kartu PNS yang ikut diamanakan, serta sepeda motor Honda Beat milik tersangka,” ujar Edi Mardi.

Dikatakannya lagi, sepeda motor yang berhasil dicuri tersangka dijualnya ke wilayah Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan.

“Pengakuan dari tersangka, aksi pencurian tersebut dilakukan sendiri. Saat ini tersangka sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk diproses secara hukum,” pungkasnya.


Penulis: Dedi Aguspriadi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments