MUARASABAK - Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur merencanakan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2022 pada bulan Oktober mendatang. Dari 73 desa yang ada di Kabupaten Tanjab Timur, 45 desa diantaranya yang akan menggelar Pilkades.

Adapun 45 desa tersebut tersebar di 10 kecamatan dari 11 kecamatan. Di Kecamatan Muara Sabak Timur enam desa, yakni Simbur Naik, Kuala Simbur, Lambur I, Lambur II, Kota Raja dan Sungai Ular. Di Kecamatan Kuala Jambi tiga desa, yakni Teluk Majelis, Majelis Hidayah, dan Manunggal Makmur.

Di Kecamatan Dendang empat desa, yakni Catur Rahayu, Jati Mulyo, Kota Kandis, dan Koto Kandis Dendang. Di Kecamatan Rantau Rasau lima desa, yakni Bangun Karya, Rantau Jaya, Rantau Rasau I, Sungai Dusun, dan Tri Mulyo. Di Kecamatan Berbak empat desa, yakni Rantau Rasau, Rantau Makmur, Rawa Sari, dan Telago Limo.

Di Kecamatan Nipah Panjang lima desa, yakni Pemusiran, Simpang Datuk, Simpang Jelita, Sungai Raya, dan Teluk Kijing. Di Kecamatan Sadu tujuh desa, yakni Air Hitam Laut, Labuhan Pering, Remau Baku Tuo, Sungai Jambat, Sungai Cemara, Sungai Itik, dan Sungai Benuh.

Di Kecamatan Geragai empat desa, yakni Lagan Ulu, Lagan Tengah, Pandan Lagan dan Suka Maju. Di Kecamatan Mendahara empat desa, yakni Lagan Ilir, Pangkal Duri, Pangkal Duri Ilir, dan Sinar Kalimantan. Di Kecamatan Mendahara Ulu tigadesa, yakni Mencolok, Sungai Toman, dan Sinar Wajo.

Sekretaria Daerah Tanjab Timur Sapril mengatakan, untuk tahapan Pilkades serentak 2022 ini direncanakan pada bulan Juni mendatang. Dimana pelaksanannya nanti akan tetap mempertimbangkan dan menyesuaikan zona penyebaran Covid-19.

"Saat ini kami Pemkab Tanjabtim tengah memfinalkan Peraturan Bupati terkait pelaksanaan Pilkades dimasa pandemi," kata Sapril.

"45 desa yang akan melaksanakan Pilkades, rata-rata masa jabatan Kepala Desa yang terpilih pada periode sebelumnya akan berakhir di bulan Desember tahun 2022," tambahnya.

Dia menjelaskan, dalam rangka awal, Pemkab Tanjabtim sudah melaksanakan berbagai kegiatan, salah satunya melakukan identifikasi rencana Tempat Lokasi Pemungutan Suara (TPS) dan lokasi TPS. Dimana kegiatan tersebut disandingkan saat pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan.

"Beberapa OPD terkait seperti Bappeda bersama Dinas PMD dan Bagian Pemerintahan telah diminta mempersiapkan pelaksanaan Pilkades nantinya," jelasnya.

Ditambahkannya, terkait dengan pelaksanaan Pilkades dimasa pandemi, Pemerintah Daerah tentu tidak ingin kecolongan dengan kasus baru. Oleh karena itu, pelaksanaan Pilkades tetap melihat dan mempertimbangkan perkembangan pandemi Covid-19.

"Salah satu dengan menyesuaikan situasi dan kondisi zona penyebaran Covid-19 saat pelaksanaan Pilkades berlangsung" tukasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments