MUARABULIAN - Dinas Pendidikan Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi masih memberlakukan  pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT).

"Pembelajaran untuk saat ini masih terbatas dengan cara 50 persen tatap muka dan 50 persen daring, hal ini dikarenakan masih banyak anak-anak didik yang belum melakukan vaksinasi," kata Kasi Kurikulum Sobli, Senin (7/3)

Vaksinasi anak usia 6-11 tahun penting untuk mendukung pembelajaran di sekolah, tingkat keterpaparan Covid-19 terhadap anak-anak di sekolah dapat diminimalkan sehingga anak aman untuk melakukan pembelajaran tatap muka (PTM).

Capaian vaksinasi bagi peserta didik yang berumur 6 hingga 11 tahun hingga saat ini masih belum sampai target 80 persen  sampai saat ini pembelajaran masih menggunakan sistem bergantian, untuk anak-anak didik yang sudah di vaksin bisa mengikut pembelajaran tatap muka setiap harinya dan yang belum di vaksin masih belajar secara daring.

"Kepada seluruh peserta didik untuk dapat mengikuti program vaksinasi ini agar kegiatan belajar dapat dilaksanakan secara tatap muka sepenuhnya dan sesuai anjuran pemerintah daerah."

Jika anak-anak didik mengalami gangguan kesehatan setelah divaksinasi pemerintah akan bertanggung jawab atas kejadian vaksinasi tersebut sesuai yang telah diatur dalam pasal 15A ayat (4) yang menyatakan terhadap kejadian ikutan pascavaksin akan dilakukan pengobatan dan perawatan sesuai dengan implikasi medis dan protokol pengobatan.

"Apabila peserta didik merasakan sakit atau demam setelah di vaksinasi segara lah orang tua melaporkan ke puskesmas terdekat, pemerintah akan bertanggung jawab jika terjadi hal yang tidak di inginkan serta pengobatan di tanggung oleh pemerintah daerah," ujarnya.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments