SAROLANGUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun masih belum mampu menganggarkan lebih untuk menambah gaji tenaga kontrak daerah atau honorer di tahun 2023 mendatang. Bupati Sarolangun Cek Endra mengungkapkan, untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023 ini masih diperkirakan sama. "Hampir sama seperti tahun ini, Rp 1,2 triliun. jadi belum ada penambahan yang signifikan. Kita lihat dana transfer daerah diperkirakan sama dengan tahun ini," kata Cek Endra, Selasa (8/3). Menurut Cek Endra, dengan kondisi anggaran itu pihaknya masih belum mampu menganggarkan lebih untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer. "Belum bisa dengan kondisi keuangan kini, jangankan untuk tambahan yang kemarin aja kita ngutang tiga bulan," ujarnya. Bupati Sarolangun dua periode itu menambahkan, selain pembayaran gaji yang terkendala, pendapatan tambahan pegawai juga baru dibayarkan Januari 2022 kemarin. "Saya pikir tergantung dari mana tambahan PAD kita, kalau memang itu mampu bertambah cukup banyak bisa kita tambah kesejahteraan karyawan," ungkapnya. Selain itu, dengan kondisi pandemi Covid-19 kini Pendapat Asli Daerah (PAD) Sarolangun juga ikut menurun dan dikatakan Cek Endra sangat turun hingga hari ini. Cek Endra juga mengakui, untuk pembayaran gaji honorer ditahun 2022 masih belum dibayarkan mengingat proses perpanjangan SK yang masih berjalan. "Dibayarkan semua, cuma agak kemarin ditunda tapi akan dibayarkan. Karena SK perpanjangan pegawai kontrak belum saya tandatangani," jelasnya. Sementara itu, Cek Endra menyebut pembayaran gaji tenaga honorer baru akan dibayarkan setelah perpanjangan kontrak.

Penulis: Mario Dwi KurniaEditor: Ikbal Ferdiyal

TAGS:

comments