MUARATEBO – Guna mengatasi kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng di tengah masyarakat, Pemkab Tebo terus melakukan operasi pasar diberbagai titik.

Bupati Tebo Sukandar mengatakan, pihaknya telah melakukan beberapa upaya. Diantaranya menyelenggarakan operasi pasar di sejumlah kecamatan bekerja sama dengan pihak Bulog dengan total 4.800 liter.

"Kita bekerja sama dengan Bulog dan telah melakukan operasi pasar khusus minyak goreng dengan total mencapai 4.800 liter yang disiapkan," ujarnya, Senin (14/3).

Baca juga : Emak-emak di Bungo Rela Mengantre Berjam-jam untuk Dapatkan Minyak Goreng

Pihaknya juga melakukan pendampingan terhadap distributor untuk mendatangkan minyak curah. "Kita bekerja sama dengan modern retail untuk melaksanakan operasi pasar, dengan total 52,96 ton, dan sejumlah upaya pemantauan lainnya untuk mememastikan ketersediaan sembako di Kabupaten Tebo," terangnya.

Terkait penyebaran Covid-19 varian Omicron, Sukandar menyebutkan, saat ini di Kabupaten Tebo nihil jumlah kasus.

Namun pihaknya tetap menyediakan sejumlah fasilitas untuk penanganan apabila ada masyarakat yang terdampak.

"Jumlah kasus di Kabupaten Tebo untuk sementara ini masih nihil. Namun fasilitas pengecekan, tempat isolasi serta hal lain yang diperlukan dalam penanganan Omicron telah kami sediakan. Sementara pelaksanaan vaksinasi, sampai saat ini bekerja sama dengan unsur TNI-Polri tetap dilaksanakan," sebutnya.

Saat ini, capaian vaksinasi di Kabupaten Tebo sendiri menduduki peringkat kedua yakni, capaian vaksinasi tertinggi di Provinsi Jambi di bawah Kota Jambi.


Penulis: Suci Ramadhan
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments