MUARATEBO - Kepala sekolah baik Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Tebo diingatkan untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo Sindi SH menyebutkan, penggunaan dana BOS tersebut harus sesuai petunjuk teknis (Juknis) dan harus sesuai aturan serta tepat sasaran.

“Jangan sampai disalahgunakan. Apalagi saat ini dana BOS tersebut sistemnya sudah online secara nasional dan berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sekolah,” ujar Sindi, Selasa (15/3).

Sindi mengatakan, pesan tersebut sering disampaikan langsung kepada para kepala sekolah saat rapat. "Alhamdulillah saat ini kepala sekolah kita tidak ada yang bermasalah, namun kita tetap selalu mengingatkan karena itu memang tugas kita," katanya.

Jumlah dana BOS sendiri, kata Sindi, untuk setiap sekolah berbeda jumlahnya. Tergantung jumlah siswanya.

Menurutnya, dana BOS akan disalurkan langsung kepada pihak sekolah melalui Kepsek dan bendahara sekolah, sesuai Rencana Kerja Anggaran (RKA) sekolah yang diverifikasi tim bidang Dikdas serta KPA.

Untuk itu, Kadis Pendidikan Kabupaten Tebo meminta kepada seluruh kepala sekolah di daerah tersebut, agar berhati-hati dalam menggunakan dana BOS.

"Semuanya harus mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Satuan Pendidikan melalui Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah), katanya.


Penulis: Suci Ramadhan
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments