KERINCI - Harga daging sapi potong di pasar tradisional di Kabupaten Kerinci merangkak naik sejak beberapa hari terakhir.

Daging sapi yang biasa dijual Rp 120 ribu saat ini naik menjadi Rp 150 ribu hingga Rp 170 ribu per kilogram. Kenaikan ini terjadi di Pasar Hiang, Kecamatan Setinjaulaut dan Pasar Siulakgedang, Kecamatan Siulak.

Siardin, salah seorang pedagang daging di Pasar Siulakgedang mengatakan, tahun ini ada kenaikan harga untuk daging sapi dari sebelumnya, bahkan kenaikannya mencapai 30 persen.

"Pada hari biasa harga daging sapi Rp 130.000 hingga Rp.140.000 per kilogram. Kini dijual Rp 160.000 hingga Rp 170.000 per kilogram. Sedangkan tulang dari Rp 70.000 sekarang dijual Rp 100.000 per kilogram," beber Siardin, Senin (4/4).

Menurutnya, kenaikan daging ini sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir, hal ini disebabkan meningkatnya daya beli daging sapi oleh masyarakat untuk kebutuhan Ramadhan. "Selama dua hari terakhir ini, daging sapi saya selalu habis terjual," katanya.

Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kerinci Taufik membenarkan adanya kenaikan daging sapi di sejumlah pasar tradisional.

"Laporan minggu kelima di Pasar Hiang harga daging sapi yang sebelumnya Rp 140 ribu naik menjadi Rp 150 ribu," kata Taufik.

Taufik mengatakan kenaikan ini disebabkan banyaknya permintaan dan kebutuhan masyarakat pada bulan Ramadhan. "Daging sapi akan kembali normal jika, pasokan mulai banyak di pasaran," katanya.


Penulis: Dedi Aguspriadi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments