JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi memastikan pelaksanaan Idul Fitri 1443 Hijriah tahun 2022 di daerah itu berjalan dengan aman dan lancar.

Secara khusus Forkopimda Jambi menggelar rapat koordinasi bersama para pemangku kepentingan di daerah itu, Selasa.

Dalam rapat koordinasi tersebut terdapat beberapa hal yang di bahas agar pelaksanaan hari raya Idul Fitri dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Diantaranya kecukupan ketersediaan bahan pangan pokok dan kenaikan harga yang stabil. Kecukupan ketersediaan gas, BBM, air bersih dan listrik yang lancar serta kelancaran transportasi dan lalu lintas jalan raya mulai arus mudik sampai arus balik.

"Berkaitan dengan arus mudik dan balik perlu melakukan manajemen lalu lintas, termasuk di dalamnya pengecekan kenaikan kendaraan yang digunakan untuk angkutan penumpang," kata Gubernur Jambi Al Haris di Jambi.

Al Haris menjelaskan, hal lain yang menjadi perhatian yakni keamanan dan ketertiban masyarakat, upaya pencegahan kebakaran rumah/permukiman dan penanganan cepat jika terjadi kebakaran serta tetap perlu pengawasan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Meskipun kasus Covid-19 relatif terkendali dan trennya menurun drastis, namun semua elemen masyarakat harus sama-sama berpartisipasi untuk terus menekan penularan dengan penerapan protokol kesehatan.

berdasarkan laporan Satgas Pangan Provinsi Jambi, kondisi perkembangan harga rata-rata pangan pokok strategis tingkat konsumen di Provinsi Jambi secara umum menunjukkan kestabilan. Terdapat beberapa harga komoditi strategis yang mengalami kenaikan namun masih dalam batas kewajaran, dan bahkan ada komoditi yang mengalami penurunan harga.

Seperti daging sapi atau kerbau segar yang mulai mengalami kenaikan. Hal tersebut dikarenakan meningkatnya permintaan masyarakat.

Khusus untuk minyak goreng, ketersediaan yang berasal dari produksi dan distributor dalam daerah lebih kurang sebanyak 894 ton. Dan kebutuhan minyak goreng selama satu minggu diperkirakan sebanyak 852 ton, artinya Provinsi Jambi surplus ketersediaan minyak goreng.

"Berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan minyak goreng kepada masyarakat dan upaya pengendalian harga minyak goreng, Pemerintah Provinsi Jambi bekerja sama dengan perusahaan yang ada di Jambi telah melaksanakan bazar minyak goreng murah bagi masyarakat," kata Al Haris.

Pemerintah Provinsi Jambi juga sudah menyediakan layanan pengaduan pangan. Layanan pengaduan tersebut tertuang dalam SK Gubernur Jambi Nomor: 321/KEP.GUB/PRKM-2.1/2022 tentang layanan pengaduan pangan masyarakat di Provinsi Jambi.

Sementara itu, terkait dengan ketersediaan beras, Bulog Kanwil Jambi menyatakan stok beras di Jambi cukup untuk empat bulan ke depan. Dimana Bulog Kanwil Jambi memiliki stok beras medium dan premium dan stok beras Fortivit. 


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Antara

TAGS:


comments