JAMBI - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial S, warga Kota Jambi, diamankan pihak kepolisian terkait sejumlah kasus kejahatan yang melibatkan komplotan Taufik Galing.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi Kombes Pol Kaswandi Irwan mengatakan, S diamankan karena menjadi penadah atas barang-barang hasil jambret yang dilakukan kelompok Taufik Galing.

"Dari hasil pemeriksaan tim dia sudah 12 kali menerima hasil begal jambret dari pelaku yang meninggal dunia yaitu saudara TG (Taufik Galing)," kata Kaswandi, Rabu (18/5).

Selain S, tiga orang lainnya yang diduga merupakan komplotan Taufik Galing juga sudah ditangkap. Salah satunya adalah Rahmat Fikri (24), yang ditangkap di salah satu hotel di Kota Jambi.

"Untuk saudara RF (Rahmat Fikri) telah diserahkan ke Polres Tanjab Timur untuk proses lebih lanjut. Ia terlibat jambret emas di wilayah Tanjab Timur," kata Kaswandi.

Lebih lanjut Kaswandi mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan terkait pengungkapan sejumlah aksi ksjahatan yang melibatkan komplotan Taufik Galing.

"Sampai saat ini sudah ada lima yang kita amankan, termasuk dengan pelaku yang meninggal dunia. Dugaan kita masih ada pelaku lainnya, dan ini masih kita kembangkan," pungkas Kaswandi.

Sebelumnya, Taufik Galing tewas ditembak saat dilakukan penangkapan oleh tim gabungan dari Resmob Polda Jambi serta Opsnal Polresta Jambi, Polres Batanghari, dan Polres Tanjab Timur.

Tindakan tegas terpaksa diambil pihak kepolisian karena Taufik Galing melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Ia bahkan melukai Kanit Resmob Polda Jambi AKP Johan Silaen dengan menggunakan tombak.


Penulis: Ikbal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments