JAMBI - Umat Buddha di Provinsi Jambi melaksanakan perayaan bersama Waisak 2022 di Candi Kedaton, Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi.

“Peringatan hari raya Waisak menjadi bukti sejarah, bahwasanya Candi Muaro Jambi menjadi bukti peradaban Buddha di Indonesia, dan Candi Muaro Jambi ini merupakan universitas Buddha tertua,” kata Gubernur Jambi Al Haris di Jambi, Senin (23/5).

Ia menjelaskan peringatan Hari Raya Waisak di Candi Muaro Jambi merupakan bukti sejarah peradaban Buddha di daerah itu.

Al Haris berharap, KCBN Muaro Jambi dapat menjadi pusat perayaan Hari Raya Waisak bagi umat Buddha Indonesia.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan ibadah umat Buddha di KCBN Muaro Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi telah menyediakan dua unit bus di Bandara Sultan Thaha Jambi. Bus tersebut untuk membawa umat Buddha dari luar Provinsi Jambi ke KCBN Muaro Jambi untuk melaksanakan peribadatan.

“Bus tersebut kita siapkan untuk umat Hindu-Buddha yang ingin beribadah di Candi Muaro Jambi,” kata dia.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jambi pada tahun 2022 telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 260 miliar untuk pemugaran KCBN Muaro Jambi.

Perayaan bersama Waisak di KCBN Muaro Jambi tersebut diikuti oleh ribuan umat Buddha Jambi yang berasal dari 28 wihara di Jambi. Perayaan Waisak 2022 tersebut mengangkat tema "Moderasi beragama membangun kedamaian".

Ketua Perkumpulan Umat Buddha Jambi (PUBJ) Fang Sheng mengatakan perayaan bersama Waisak di KCBN Muaro Jambi merupakan momentum menyatukan umat Buddha di daerah itu.

“Perayaan bersama Hari Raya Waisak tahun 2022 merupakan momentum menyatukan umat Buddha di Provinsi Jambi,” kata dia.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Antara

TAGS:


comments