JAMBI – Terdakwa kasus pembunuhan koki kapal bernama Amir Nurdin di Hotel Sarina, Kecamatan Pasar, Kota Jambi dinyatakan terbukti bersalah. Oleh majelis hakim, terdakwa Iin Adriansyah divonis dengan pidana penjara selama 15 tahun.

Putusan ini dijatuhkan oleh majelis hakim yang diketui Yandri Roni dan dibacakan langsung dalam ruang sidang Cakra pada Pengadilan Negeri (PN) Jambi, Selasa (07/06).
Dalam putusannya, terdakwa dinyatakan terbukti melanggar primair Pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana.

"Menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa selama 15 tahun penjara," ucap Yandri Roni.

Terhadap putusan ini, terdakawa Iin langsung menyatakan sikapnya menerima semua keputusan majelis hakim. "Iya yang mulia, saya menerimanya," katanya kepada majelis hakim.

Kasus pembunuhan itu terjadi pada 19 Maret 2017 silam. Mayat Amir ditemukan bersimbah darah dengan sejumlah luka tusukan. Usai kejadian, pelaku Iim melatrikan diri.

Iin, warga Desa Majelis Hidayah, Kelurahan Kampung Laut, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur Jambi ditangkap setelah empat tahun masuk daftar pencarian orang (DPO). 

Dalam dakwaan jaksa, Iin disebut menyetujui rencana pembunuhan yang ditawarkan oleh Randy. Dia juga mendapat imbalan sebanyak Rp 7 juta dari Rendy setelah membunuh korban.

Perbuatan terdakwa menurut jaksa sebagaimana diatur dan diancam Pidana melanggar Pasal 340 Jo Pasal 55 Ayat (1)  KUHP. 


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments