Oksigen Bermasalah, Manajemen RSUD Raden Mattaher Dituding Gagal Total


JAMBI - Menyusul terkuaknya masalah stok oksigen di RSUD Raden Mattaher, manajemen RS pelat merah itu dituding gagal total mengelola keuangan.

"Jauh dari kata profesional," ujar Direktur Eksekutif LSM Sembilan Jamhuri kepada Metrojambi.com, Selasa (7/6).

Dia menyayangkan munculnya masalah itu karena telah mengabaikan keselamatan nyawa pasien.

"Terlalu berani mengorbankan kepentingan umum demi kepentingan golongan tertentu," ujar aktivis antikorupsi ini.

Diberitakan sebelumnya, mesin oksigen (ventilator) di RSUD Raden Mattaher sudah beberapa bulan tidak beroperasi karena harus menjalani perawatan.

Namun, rekanan tidak bisa melakukan perawatan karena sudah enam bulan mereka tidak menerima pencairan. Tanpa dana, mereka tak sanggup melakukan maintenance.

Stopnya ventilator tersebut membuat layanan di RS tersebut terancam dan disayangkan banyak pihak.

Kabag Umum dan Humas RSUD Raden Mattaher Zofran mengakui tidak jalannya mesin tersebut. Katanya, pembayaran kepada rekanan sedang diurus.

Ditanya kenapa sampai enam bulan tidak dibayar, Zofran tidak menjawabnya. Lantas bagaimana memenuhi stok oksigen? "Supply local," katanya, singkat.


Penulis: mrj
Editor: Joni Rizal



comments