JAMBI - Tantangan perkembangan dunia pendidikan, pendidikan karakter sejak dini pun diharapkan mampu memberikan pengaruh positif bagi siswa.

Tujuannya agar siswa tidak terpengaruh hal-hal negatif yang merusak moral dan jiwanya. Untuk itu, pendidikan agama perlu ditanamkan sajak dini.

Hal tersebut yang dilakukan di SDIT Baiturahim Kota Jambi. Di sekolah tersebut siswa harus mampu menghapal Juz 30 Alquran atau Juz Amma, dan memahami isi dari hapalan tersebut.

"Kita kemarin sudah mewisuda 15 tahfidz dan melakukan perpisahan," ujar Kepala Sekolah SDIT Baiturahim, Melywanto.

Sebelumnya, para siswa dituntut menghapal secara bertahap surah-surah pendek yang ada di Alquran. "Jadi, anak-anak menghapalnya berguyur atau bertahap," imbuhnya.

Pelaksanaan wisuda tahfidz ini, juga sudah dilakukan setiap tahun. ‘’Setiap tahun, sekolah rutin mewisuda. Ini untuk mengapresiasi siswa yang telah menyelesaikan hapalannya,’’ ungkapnya.

Menurutnya, upaya ini dilakukan sekolah untuk menjawab tantangan dan membuktikan bahwa siswa sekolah dasar mampu menghapal Juz Amma, bukan siswa madrasah atau siswa sekolah Islam terpadu. "Semoga alumni yang dihasilkan lebih berkualitas yang berakhlak mulia," tandasnya.


Penulis: Nita Priyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments