JAMBI - Cakupan imunisasi terhadap anak di Provinsi Jambi mengalami peningkatan yang cukup signifikan berkat program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang sebelumnya berada di bawah cakupan nasional. Keterangan tertulis yang di terima di Jambi, Kamis, Kepala Perwakilan UNICEF Wilayah Sumatera, Andi Yoga Tama mengatakan sebelumnya cakupan BIAN di Provinsi Jambi baru 3,6 persen di bawah cakupan nasional sebesar 6,9 persen. Saat ini untuk imunisasi MR atau campak rubella sudah mencapai 32,6 persen dan masuk urutan sembilan secara nasional. "Untuk imunisasi DPT-HB-Hib mencapai 27,8 persen dan masuk urutan tiga secara nasional, meski demikian ada beberapa jenis vaksinasi yang masih harus di gencarkan seperti imunisasi OVP dan IPV," kata Andi Yoga dalam keterangan tertulisnya. Per tanggal 14 Juni, capaian imunisasi polio OVP di Jambi baru mencapai 2,2 persen dan imunisasi IPV 1 persen. Menurut UNICEF strategi yang harus dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi yakni mengutamakan imunisasi untuk siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan siswa Taman Kanak-kanak, serta melaksanakan imunisasi di Posyandu di desa-desa selama siswa Sekolah Dasar libur sekolah. UNICEF mengapresiasi langkah cepat yang di ambil oleh Gubernur Jambi dalam melakukan percepatan program BIAN di daerah itu. Dimana setelah BIAN di canangkan oleh Pemerintah Pusat, Gubernur Jambi langsung melakukan rapat evaluasi percepatan BIAN di daerah itu. Usai rapat evaluasi tersebut cakupan imunisasi di daerah itu meningkat, dimana dari yang sebelumnya baru lima kabupaten kota yang melaksanakan BIAN saat ini sebelas kabupaten dan kota di daerah itu seluruhnya tengah melakukan percepatan BIAN. "UNICEF mendukung program imunisasi di 10 provinsi di Pulau Sumatera, cakupan imunisasi pada momentum BIAN naik dengan signifikan," kata Andi Yoga. Andi Yoga menjelaskan imunisasi campak rubella menjadi salah satu program penting dalam BIAN, selain target imunisasi OPV, IPV dan DPT-HB-HiB. Imunisasi sangat penting untuk perlindungan anak dari potensi penyakit menular seperti campak, rubella, pertussis dan polio. Terdapat 771.210 anak di Provinsi Jambi dengan rentang usia sembilan bulan sampai dengan 12 tahun yang menjadi sasaran BIAN. UNICEF berharap Gubernur Jambi terus melakukan pantauan terhadap capaian BIAN hingga mencapai cakupan yang di targetkan sebesar 95 persen.

Penulis: AntaraEditor: Ikbal Ferdiyal
comments