KERINCI - Seorang perangkat Desa Simpang 4 Tanjung Tanah, Kecamatan Danau Kerici, Kabupaten Kerinci dikabarkan menjadi korban pencurian usai mencairkan uang Alokasi Dana Desa (ADD) pada salah satu bank di Kota Sungaipenuh. Menurut informasi, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (16/7) siang sekira pukul 11.00 WIB. Saat itu, korban yang hendak pulang usai mencairkan uang berhenti di salah satu minimarket di Tanah Kampung, Kota Sungaipenuh. "Menurut informasi uang dicuri di dalam jok motor saat korban masuk di minimarket di Tanah Kampung," kata salah seorang warga Tanah Kampung. Menurut sumber di lapangan, kejadian tersebut juga sempat terekam CCTV di lokasi korban berhenti. Berdasarkan rekaman CCTV terlihat korban yang mengendarai sepeda motor dari arah Sungaipenuh menuju Tanah Kampung, berhenti dan parkir tepat di depan pintu masuk minimarket. Saat berhenti, kondisi ramai dan ada mobil barang berhenti," kata sumber. Masih menurut sumber, korban telah diikuti dari Sungaipenuh. Pasalnya, usai motor diparkir, diduga pelaku yang menggunakan jaket hitam berjalan kaki langsung menuju motor dan mengambil uang sekitar lebih kurang Rp 53 juta yang terletak di dalam jok motor korban. "Anehnya sekitar tiga orang yang berada didepan motor tanpa curiga apapun terhadap pelaku saat membuka jok. Apa terkena hipnotis atau apa, itu kita belum tau," bebernya. Menurut keterangan korban, uang tersebut merupakan ADD untuk Siltap perangkat desa. "Hingga sore, pihak Kepolisian sudah berada dilokasi kejadian melihat CCTV dan mengambil keterangan warga sekitar dan juga korban," kata sumber. Sementara itu, belum diketahui secara pasti kronologis kejadian di lapangan. Pasalnya, hingga sejauh ini belum dapat keterangan resmi dari pihak berwajib dalam hal ini Polres Kerinci.

Penulis: Dedi AguspriadiEditor: Ikbal Ferdiyal
comments