JAMBI - Jaksa KPK memastikan kasus suap ketok palu pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2017-2018 dan gratifikasi tetap akan berlanjutkan dengan dikembalikannya alat bukti oleh majelis hakim. Ini disampaikan jaksa KPK Hidayat, usai pembacaan vonis Apif Firmansyah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, Kamis (21/07). "Tetap masih ada kelanjutannya nanti, kemudian kita akan kembalikan kepada penyidik. Penyidik yang nanti melakukan penyidikan selanjutnya," kata Hidayat. Apakah nama-nama yang disebut dalam berkas perkara selama? Rahmat mengatakan pasti ada dari nama-nama yang ada dalam berkas. "Salah satunya pasyi ada, tapi tergantung hasil penyidikan penyidik," tegas dia. Terkait putusan Apif, Hidayat mengatakan pihaknya mengapresiasi putusan majelis hakim yang memvonis terdakwa tidak jauh dari tuntutan, yaitu pidana 4 tahun denda 200 juta, subaidair 2 bulan. "Kami pikir-pikir, bagaimana tanggapan kita nanti tunggu 7 hari," pungkasnya. Begitu juga dengan Apif, kuasa hukumnya juga menyatakan pikir-pikir.

Penulis: SahrialEditor: Ikbal Ferdiyal

TAGS:

comments