MUARATEBO - Turnamen sepak bola Teluk Rendah Cup berakhir ricuh. Kericuhan terjadi pada babak semifinal yang mempertemukan kesebelasan Tuo Ilir, Kabupaten Tebo menghadapi kesebelasan Bulu Kasab, Kabupaten Batanghari, Kamis (25/8/2022). Keributan terjadi antara panitia Teluk Rendah dan Supporter Tuo Ilir, hingga terjadi pengeroyokan dan penganiayaan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia. Informasi yang diperoleh Metrojambi.com, kronologis kejadian bermula saat  pertandingan babak pertama selesai sekira pukul 16.00 WIB. Terjadi keributan hingga menyebabkan salah seorang supporter dari Tuo Ilir ditahan panitia keamanan. Merasa tidak senang, supporter Tuo Ilir lainnya memprotes panitia hingga kericuhan terjadi. Kericuhan tak dapat dibendung lagi, kedua belah pihak saling melempar batu dan kayu, sampai akhirnya salah satu supporter Tuo Ilir, bernama Yamanto (42) mengalami luka serius dan di boyong ke RSUD Tebo. Kapolres Tebo AKBP Fitria Mega menyebutkan pihaknya masih melakukan upaya perdamaian, dan kondusifitas agar tidak ada keributan susulan antar warga. "Kita masih tetap berupaya agar situasi kondusif, proses mediasi telah kita lakukan antara kedua belah pihak, hal itu untuk menyepakati supaya saling menjaga kondusifitas wilayah masing masing," ungkapnya. Ditambahkannya, proses pengamanan hingga saat ini masih dilakukan, pihaknya sudah menyiapkan tim. "Tim kita tengah standby di lokasi," pungkasnya. Diketahui perkembangan informasi terhadap korban yakni, Yamanto (42) yang sempat dilakukan penanganan medis, sekira pukul 06.16 WIB tadi telah menghembuskan nafas terakhir di RSUD STS Kabupaten Tebo. Sementara itu, pihak kepolisian dari Sabhara tengah melakukan pengamanan menunggu di perbatasan Desa Teluk Rendah Pasar. Dikhawatirkan ada keributan susulan.

Penulis: Suci RamadhanEditor: Ikbal Ferdiyal
comments